LIDAHRAKYAT.COM — TIMOR TENGAH UTARA,— Semangat membangun budaya antikorupsi akan menggema dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam rangkaian kegiatan Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) KPK RI yang berlangsung pada 23–25 Juli 2026, masyarakat diajak bersama-sama memperkuat komitmen terhadap integritas dan pemberantasan korupsi.
Sebagai bagian dari rangkaian tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU akan menghadirkan talkshow bertajuk “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” dengan mengusung tema “Dari Kefamenanu untuk Indonesia Berintegritas”. Talkshow ini menjadi ruang dialog publik untuk membangun kesadaran bahwa perjuangan melawan korupsi harus dimulai dari daerah dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Talkshow tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 15.00 hingga 16.00 WITA. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyampaikan pesan antikorupsi secara lebih luas sekaligus mengajak masyarakat TTU mengambil bagian dalam membangun pemerintahan dan kehidupan sosial yang bersih.
Sejumlah tokoh akan hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Amir Arief, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI; Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., Bupati Timor Tengah Utara, serta Drs. Alfonsus Tuames, tokoh masyarakat.
Kehadiran narasumber dari unsur KPK, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang utuh mengenai pentingnya integritas. Pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keteladanan pemimpin, keberanian masyarakat, serta komitmen setiap individu untuk menolak segala bentuk penyimpangan.
Masyarakat Kabupaten TTU dapat menyaksikan talkshow tersebut melalui kanal YouTube Pemkab Timor Tengah Utara. Selain itu, siaran juga dapat diikuti melalui Radio RSPD TTU pada frekuensi 95,8 MHz, sehingga pesan antikorupsi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dari bumi Biinmaffo, semangat integritas diharapkan tidak berhenti sebagai slogan. Nilai kejujuran, transparansi, tanggung jawab, dan keberanian untuk menolak korupsi harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui JNBA, Kabupaten TTU ingin menunjukkan bahwa daerah memiliki peran penting dalam membangun Indonesia yang bersih dan berintegritas. Dari Kefamenanu untuk Indonesia, perubahan besar itu dimulai dari langkah kecil: berani jujur, menolak korupsi, dan menjadikan integritas sebagai bagian dari kehidupan bersama. (*)
Editor : Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil