Senin, 08 Jun 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
MBG Tapenpah di TTU Berjalan, 1.062 Warga Insana Terima Makanan Bergizi Gratis
Kerja Bersama Untuk Indonesia Maju
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 05 Jun 2026 - Views: 759
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Keterangan Foto : Kepala Dapur MBG Timor Tengah Utara Insana Tapenpah, Marianus Asa (Dok : Koka Masan // Lidah Rakyat)

Dapur MBG mulai beroperasi 2 Juni 2026, sasar siswa, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui

LIDAHRAKYAT.COM – Program Makan Bergizi Gratis MBG resmi berjalan di Desa Tapenpah, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran Dapur MBG Tapenpah menjadi upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.Dalam jumpa pers di Dapur MBG Tapenpah, Jumat 5/6/2026, Pimpinan Dapur MBG Tapenpah Marianus Asa yang akrab disapa Rio menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kehadiran program di wilayah Insana.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, karena telah menghadirkan dapur MBG di Kecamatan Insana yang berlokasi di Desa Tapenpah. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari program pemenuhan gizi yang berkualitas,” ujar Rio kepada media, Jumat siang.

Rio menjelaskan Dapur MBG Tapenpah mulai beroperasi sejak Senin 2/6/2026. Meski baru berjalan tiga hari, seluruh tim relawan bekerja maksimal agar program menjangkau penerima sesuai target.Jumlah penerima manfaat saat ini mencapai 1.062 jiwa. Penerima terdiri dari peserta didik dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus pada pemenuhan gizi harian.

Siswa penerima berasal dari SDN Nesam, SDN Oeliurai, SMPN Santa Maria Bitauni, dan SMKS Santo Pius X Bitauni. Program juga menjangkau kelompok Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui B3 yang terdata melalui layanan posyandu setempat.Rio menegaskan MBG bukan sekadar menyalurkan makanan, tetapi bentuk nyata perhatian negara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Kami berharap kehadiran MBG Tapenpah benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semoga makanan yang disalurkan dapat membantu meningkatkan kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak-anak serta kesejahteraan para ibu dan balita,” katanya.

Ia mengapresiasi 50 relawan yang bekerja setiap hari di dapur. Menurut Rio, dedikasi, ketulusan, dan tanggung jawab relawan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program di lapangan. Dengan kolaborasi pemerintah, pengelola, dan relawan, MBG Tapenpah diharapkan berjalan berkelanjutan dan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan gizi serta masa depan generasi muda di Kabupaten TTU.