LIDAHRAKYAT.COM—INSANA,— Kapolsek Insana, IPDA Wilfidus Baga, memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan gangguan ketertiban di wilayah Kiupasan. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam keterangan pers pada Sabtu (2/5/2026) pukul 07.00 WITA.
Sebelumnya, sebuah postingan Anggota anonim dalam grup Facebook BIINMAFONEWS@YAHOO.COM menyebutkan adanya sekelompok anak muda dalam kondisi mabuk yang diduga membuat keributan di pinggir jalan serta mengganggu pengguna jalan yang melintas. Postingan tersebut diunggah sekitar pukul 01.02 WITA atau dini hari.
Menanggapi hal tersebut, IPDA Wilfidus Baga menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyayangkan penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Bahwa postingan yang beredar di akun grup Facebook tersebut tidaklah benar,” tegasnya kepada wartawan Lidah Rakyat, Sabtu pagi.
Menurut Kapolsek, pihaknya secara rutin melaksanakan patroli malam guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Insana. Ia memastikan bahwa setiap laporan atau potensi gangguan keamanan selalu ditindaklanjuti dengan serius oleh petugas di lapangan.
“Setiap malam saya selalu memerintahkan anggota yang piket untuk melaksanakan kegiatan patroli di seputaran wilayah hukum Polsek Insana,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan resmi maupun temuan di lapangan yang membenarkan adanya kejadian seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
Kapolsek Insana menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Salah satunya dengan melaporkan secara langsung setiap kejadian atau gangguan yang dialami kepada pihak kepolisian.
“Jika ada hambatan atau gangguan dalam perjalanan, silakan datang dan membuat laporan polisi agar kami dapat segera menindaklanjuti ke tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, penyalahgunaan media sosial dapat berdampak negatif, baik bagi individu maupun institusi.
“Para pengguna media sosial yang terkasih, jangan menyalahgunakan media sosial untuk menyerang pribadi ataupun lembaga,” pesannya.
IPDA Wilfidus Baga juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat dan konstruktif, serta tidak menjadi sarana penyebaran informasi yang menyesatkan.
Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban umum.
Dengan adanya klarifikasi ini, Polsek Insana menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
3.22K
141