Selasa, 16 Jun 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Gempar! Bupati TTU Blak-blakan Soal 100 ASN Terancam Dipecat di Hadapan IMAPI Kupang
Penataan Birokasi ASN Kabupaten TTU
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 19 Mar 2026 - Views: 678
image empty
Koka Masan
Bupati TTU Dialog bersama IMAPI

LIDAHRAKYAT.COM---Kupang,— Mandataris dan anggota aktif IMAPI Kupang menggelar pertemuan bersama Bupati Timor Tengah Utara (TTU) di Tanjung Biinmafo, Liliba, Kota Kupang, Kamis (19/3/2026) pukul 11.30 WITA. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, membahas penguatan kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

Dalam forum tersebut, Ketua Mandataris/Formatur Tunggal/Ketua Umum IMAPI (Ikatan Mahasiswa Pelajar Insana) Kupang periode 2026/2027, Aurelia Suni, memperkenalkan jajaran kepengurusan baru sekaligus memaparkan arah program kerja organisasi untuk satu periode ke depan. Fokus utama diarahkan pada penguatan kapasitas generasi muda TTU di Kota Kupang.

Aurelia juga menegaskan pentingnya dukungan dari Pemerintah Daerah TTU agar berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan maksimal.

Ia menyampaikan, “Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari pemerintah daerah menjadi kunci agar program IMAPI Kupang benar-benar berdampak bagi generasi muda TTU, khususnya yang sedang menempuh pendidikan di Kupang.” terangnya.

Dalam diskusi tersebut, isu sensitif terkait wacana pemecatan sekitar 100 ASN TTU turut mencuat. Bupati TTU, Falent Kebo, menegaskan bahwa langkah tersebut bukan tanpa alasan.

Ia menyatakan, “Kami sudah melakukan evaluasi. Ada aparatur yang tidak disiplin dalam menjalankan kewajibannya, terutama terkait jam kerja. Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan, sehingga penegakan aturan harus dilakukan secara tegas.” jelas Bupati.

Sementara itu, Mandataris IMAPI Kupang, Aurelia Suni, menilai bahwa isu ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak.

Ia mengungkapkan, “Mahasiswa tentu melihat ini sebagai bagian dari upaya pembenahan. Kami berharap kebijakan ini benar-benar mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang lebih disiplin, profesional, dan berintegritas.” ungkapnya.

Pertemuan ditutup dengan apresiasi dari IMAPI Kupang kepada Bupati TTU atas keterbukaan dan ruang dialog yang diberikan. Semangat persatuan pun ditegaskan melalui semboyan: "Nekaf Mese Ansaof Mese Tafen Pah Insana".