Kamis, 28 May 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Datanglah kepada Yesus Sang Terang Dunia, Maka Hidupmu Akan Melihat Cahaya
DatangYesus Sang Terang Dunia
Penulis: Rm. Yunus Bouk, Pr
Opini - 28 May 2026 - Views: 19
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Keterangan Foto : “Seperti Bartimeus, mari datang kepada Yesus dengan iman, agar mata dan hati kita selalu terbuka melihat kasih-Nya.” (Dok : Istimewa)

Merenung Sejenak 28 Mei 

Kamis Pekan Biasa VIII

LIDAHRAKYAT.COM — REFLEKSI,— Dan jadilah seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan..Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu..Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat yang kudus..yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kegunaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan perbuatan yang besar dari Dia.. (1 Ptr 2: 2-5.9-12)

Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah kehadapan-Nya dengan sorak sorai. (Mzm 100:2)

Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yeriko.. duduklah dipinggir jalan seorang pengemis yang buta bernama Bartimeus.. Ketika didengarnya bahwa yang lewat itu Yesus..ia berseru: "Yesus Anak Daud, kasihanilah aku".. Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!".. Yesus bertanya.."Apa yang kau kehendaki Ku-perbuat bagimu?" Orang buta itu menjawab: "Rabuni,semoga aku dapat melihat.".. Yesus.. berkata: "Pergilah, imanmu telah menyelama-tkan dikau". Pada saat itu juga melihatlah dia. Lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. (Mrk 10: 46-52)

Si buta Bartimeus, karena iman dan harapannya kepada Yesus, dia bisa melihat kembali, dan akhirnya mengikuti Yesus. Maka Petrus mengajarkan kepada para pengikutnya dengan berkata: Kamu lah bangsa terpilih, kaum imam yang rajawali bangsa yang kudus umat milik Allah sendiri. Kamu harus memaklumkan karya keagungan Tuhan, sebab Ia telah memanggil kamu.

Saudara/i ku, kalau kita menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan, pasti kita berdecak kagum. Semua ciptaan-Nya diberi kehidupan. Melihat keindahan alam itulah yang diinginkan oleh Bartimeus yang buta itu. Maka ketika dia mendengar bahwa yang lewat adalah Yesus, dia berteriak mohon dikasihani.

Bartimeus sadar dan percaya bahwa Yesus adalah satu satunya yang bisa menyembuhkan dari kebutaannya. Maka atas dorongan yang sangat besar dari dalam dirinya supaya terbebas dari kebutaan yang membuat gelap dan penderitaan hidupnya, dia semakin keras berseru; "Yesus Anak Daud kasihanilah aku".

Melihat iman Bartimeus, Yesus pun menyuruh murid untuk memanggilnya, dan bertanya apa yang dia inginkan Dia lakukan. Dan Bartimeus menjawab; "Rabuni, semoga aku dapat melihat. Melihat iman Bartimeus, Yesus menyembuhkan dan ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

Maka hendaknya kita seperti Bartimeus, percaya akan kuasa Yesus walaupun tidak melihat-Nya. Kita yang diberi anggota tubuh yang sempurna oleh Tuhan, maka tidak boleh buta dan tuli akan kasih Allah yang telah kita terima. Mata dan hati kita hendaknya selalu terbuka untuk melihat dan merasakan kehadiran Allah dan kasih-Nya di tengah tengah kita.

Dan hendaknya kita senantiasa datang kepada Yesus, Sang Terang dunia, supaya kita beroleh cahaya abadi sekarang sampai selama-lamanya.

Seperti dikatakan oleh Yesus sendiri: 

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: ”Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yohanes 8:12)

Marilah kita mencontoh iman Bartimeus, dalam keterbatasan fisiknya dan tantangan orang banyak, dia datang, memohon kepada Yesus dengan pantang munyur. Memohon kepada Yesus untuk mencelikkan mata dan hati kita. Supaya dapat melihat kebutuhan anggota keluarga, komunitas dan orang orang disekitar kita.

Dengan berbuat kasih dan kebaikan kepada mereka agar kesempurnaan tubuh yang kita miliki berdaya guna bagi orang lain demi kemuliaan nama Tuhan.

Allah Bapa yang Mahakuasa, Engkau telah menciptakan alam semesta dengan kuasa kasih-Mu. Anugerahilah kami kerelaan untuk membagi kan segala sesuatu yang Kau anugerahkan pada kami bagi keluarga dan sesama yang membutuh kan kemurahan hati kami. Amin

Selamat Beraktivitas.

Tuhan Yesus Memberkati