Kamis, 24 Sep 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
17 Warga Pesisir Selatan Kunjungan Belajar Eko Enzim di TTU
Pertanian Ramah Lingkungan
Penulis: Romano Nopala
Peristiwa - 24 Sep 2026 - Views: 59
image empty
Pemaparanater Eko Enzim dan Praktik Pembuatanya di Lopo Eko Enzim TTU

LIDAHRAKYAT.COM — Sebanyak 17 orang dari Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, melakukan kunjungan belajar mengenai eko enzim di Lopo Komunitas Eko Enzim Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jalan Suka Maju, RT 064/RW 006, Rabu (23/9/2026).

Rombongan dipimpin oleh Nofinol Edison, S.Sos., yang merupakan kepala desa sekaligus koordinator rombongan. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru mengenai pemanfaatan limbah organik melalui pengolahan eko enzim.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Charles Malelak bersama Tim Eko Enzim TTU memberikan pemaparan materi sekaligus praktik langsung pembuatan eko enzim.

Charles Malelak menjelaskan kepada para peserta mengenai manfaat eko enzim serta cara pembuatannya. Penjelasan tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung sehingga peserta dapat melihat dan memahami tahapan pembuatan eko enzim.

«“Dalam kegiatan ini kami memberikan pemahaman kepada peserta mengenai manfaat eko enzim serta bagaimana cara pembuatannya. Kami berharap melalui praktik langsung, peserta dapat lebih mudah memahami prosesnya dan nantinya dapat mengembangkan pengetahuan tersebut di lingkungan masing-masing,” jelas Charles Malelak.»

Peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan praktik yang diberikan. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai bahan-bahan dasar yang digunakan serta tahapan dalam proses pembuatan eko enzim.

Koordinator rombongan, Nofinol Edison, S.Sos., mengaku senang karena kunjungan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi rombongan dari Pesisir Selatan.

«“Kami sangat senang karena melalui kunjungan ini kami mendapatkan ilmu baru berkaitan dengan eko enzim. Kami semakin memahami apa itu eko enzim, bahan-bahan dasarnya, serta bagaimana cara pembuatannya,” ujar Nofinol Edison.»

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi bekal pengetahuan bagi peserta untuk dikembangkan lebih lanjut di daerah asal mereka.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman antara rombongan dari Kabupaten Pesisir Selatan dan Tim Eko Enzim Kabupaten TTU. Selain mendapatkan materi, peserta juga memperoleh pengalaman melalui praktik langsung pembuatan eko enzim.

Kunjungan belajar berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan antusiasme. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antardaerah serta mendorong semakin luasnya pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik melalui eko enzim.(Roman)