Kamis, 07 May 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Solidaritas Anggota Menguat, MPC Ormas Beta Timor Insana Lanjutkan Pembangunan Sekretariat
Peroses Pembangunan Berkelanjutan
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 07 May 2026 - Views: 117
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Keterangan Foto: Semangat persaudaraan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh jajaran Markas Pimpinan Cabang (MPC) Ormas Beta Timor Insana bersama para anggota dan pengurus Markas Ranting (MR) dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 7/5/2026. ( Dok : Koka Masan // Lidah Rakyat )

LIDAHRAKYAT.COM—TIMOR TENGAH UTARA— Semangat persaudaraan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh jajaran Markas Pimpinan Cabang (MPC) Ormas Beta Timor Insana bersama para anggota dan pengurus Markas Ranting (MR) dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegitan pembangunan Sekretariat dan Lopo MPC Ormas Beta Timor Insana terus dilanjutkan di Kampung Unab, Desa Botof, Kecamatan Insana. Pembangunan tersebut dilakukan secara bersama dengan melibatkan para anggota organisasi ormas dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Insana, pada Kamis, (7/5/2026).

Sejak pagi hari, para anggota terlihat bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan. Ada yang mengangkat material, menyiapkan kayu, membersihkan area pembangunan, hingga menyusun bagian-bagian bangunan secara bersama-sama. Kebersamaan itu menjadi gambaran kuatnya solidaritas yang tumbuh di tengah organisasi kemasyarakatan tersebut.

Ketua MPC Ormas Beta Timor Insana, Pete Naikofi, mengatakan bahwa pembangunan sekretariat dan lopo tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat wadah organisasi sekaligus menjaga nilai persatuan antaranggota di wilayah Insana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak dan Ibu pendiri Ormas Beta Timor, yakni Bapak Yosep Falentinus Delasalle Kebo dan Ny. Andina Winangtuningtyas, atas kehadiran Ormas Beta Timor ini. Kami sangat bangga karena melalui wadah ini kami bisa membangun kebersamaan dan persaudaraan,” ujar Pete Naikofi kepada media ini.

Ia menjelaskan, proses pembangunan telah berlangsung selama beberapa hari terakhir setelah kondisi cuaca mulai membaik usai hujan yang melanda wilayah tersebut. Menurutnya, seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong tanpa mengandalkan tenaga dari luar.

“Kami bekerja bersama para anggota dari setiap Markas Ranting demi menghadirkan Sekretariat dan Lopo MPC Ormas Beta Timor Insana. Pekerjaan ini sudah kami lanjutkan sejak Selasa pagi hingga hari ini. Kurang lebih sudah tiga hari kami bekerja bersama,” jelasnya.

Pete menambahkan, keberadaan sekretariat nantinya tidak hanya menjadi pusat aktivitas organisasi, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan sosial antaranggota dan masyarakat di wilayah Kecamatan Insana.

Di sela-sela kegiatan pembangunan, Ketua Markas Ranting Desa Fatoin, Yulius Beli, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kebersamaan dalam menyukseskan pembangunan tersebut. Ia menilai setiap anggota memiliki tanggung jawab moral untuk ikut terlibat aktif.

“Sebagai bagian dari anggota MPC Ormas Beta Timor Insana, kami harus bertanggung jawab untuk saling membantu agar pekerjaan ini berjalan dengan baik,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Markas Ranting (MR) Desa Susulaku A, Fabby Sanae. Ia berharap seluruh anggota Ormas Beta Timor di wilayah Insana dapat terus menjaga semangat persatuan dan terlibat aktif dalam proses pembangunan hingga selesai.

Menurut Fabby, keterlibatan seluruh anggota menjadi kunci utama agar cita-cita bersama menghadirkan sekretariat dan lopo yang representatif dapat terwujud dengan baik. Ia juga menilai pembangunan tersebut menjadi simbol kekompakan dan identitas bersama organisasi di wilayah Insana.

Pembangunan Sekretariat dan Lopo MPC Ormas Beta Timor Insana kini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial, kebersamaan yang ditunjukkan para anggota organisasi tersebut menjadi pesan penting bahwa solidaritas dan kerja bersama tetap menjadi fondasi utama dalam membangun daerah.