Rabu, 01 Jul 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
PAUS LEO XIV PERCAYA PUTRA FLORES!
Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden Masuk Jajaran Dikasteri Vatikan, Indonesia Raih Kehormatan di Panggung Gereja Dunia.
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 01 Jul 2026 - Views: 75
image empty
dok.lidahrakyat.com/Koka Masan
Keterangan Foto : Mgr. Dr. Paulus Budi Kleden, SVD, Uskup Agung Ende, resmi ditunjuk oleh Paus Leo XIV sebagai Anggota Dikasteri untuk Evangelisasi di Vatikan. Penunjukan ini menjadi kehormatan bagi Gereja Katolik Indonesia sekaligus menegaskan kepercayaan Takhta Suci terhadap kapasitas putra Flores di tingkat Gereja universal. ( Dokumentasi : Istimewa )

LIDAHRAKYAT.COM — VATIKAN,— Sebuah kabar bersejarah datang dari Kota Vatikan. Paus Leo XIV secara resmi menunjuk Paulus Budi Kleden sebagai Anggota Dikasteri untuk Evangelisasi pada Seksi Evangelisasi Awal dan Gereja-Gereja Partikular Baru, Selasa (30/6/2026). Pengumuman tersebut disampaikan melalui lembaga resmi Takhta Suci dan menjadi perhatian Gereja Katolik dunia. (Agenzia Fides + 1)

Penunjukan ini menempatkan Uskup Agung Ende asal Flores, Nusa Tenggara Timur, dalam lingkaran strategis Gereja Katolik universal yang membantu Paus dalam merumuskan arah pelayanan dan pewartaan Injil di berbagai belahan dunia. (Agenzia Fides + 1)

Dalam struktur pemerintahan Gereja Katolik, Dikasteri merupakan lembaga utama di bawah Takhta Suci yang berfungsi membantu Sri Paus menjalankan tugas kepemimpinan Gereja global. Posisi tersebut setara dengan kementerian dalam sistem pemerintahan modern dan memiliki pengaruh besar dalam pengambilan kebijakan pastoral internasional.

Keputusan Paus Leo XIV itu dipandang sebagai bentuk kepercayaan tinggi terhadap kapasitas, integritas, dan pengalaman pastoral yang dimiliki Mgr. Paulus Budi Kleden. Ia menjadi salah satu dari sejumlah pemimpin Gereja dari berbagai negara yang dipercaya mengemban tanggung jawab tersebut. (Agnezia Fides + 1)

Nama Mgr. Paulus Budi Kleden bukanlah sosok asing di lingkungan Gereja dunia. Sebelum dipercaya menggembalakan Keuskupan Agung Ende, ia dikenal luas sebagai teolog dan akademisi yang memiliki reputasi internasional.

Pria kelahiran Flores itu menyelesaikan pendidikan Magister Teologi di Wina, Austria, sebelum meraih gelar Doktor Teologi di Freiburg, Jerman. Perjalanan akademiknya menjadikannya salah satu intelektual Katolik Indonesia yang diperhitungkan di tingkat global.

Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, Mgr. Paulus juga dikenal memiliki pengalaman pastoral yang luas. Kemampuannya menguasai sejumlah bahasa asing membantunya menjalankan pelayanan lintas budaya di berbagai negara.

Dalam perjalanan hidup membiara, ia pernah melayani sebagai pastor paroki di Eropa, menjadi dosen di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Maumere, hingga dipercaya menduduki jabatan tertinggi sebagai Superior General Kongregasi Serikat Sabda Allah (SVD), yang berkedudukan di Roma.

Jabatan sebagai Superior General SVD membuat namanya dikenal luas di berbagai kawasan dunia karena memimpin ribuan misionaris SVD yang berkarya di banyak negara selama dua periode kepemimpinan.

Kini, selain menjabat sebagai Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus juga mengemban tugas sebagai Wakil Ketua I Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), lembaga yang menaungi para uskup Katolik di Indonesia.

Penunjukan ini sekaligus memperlihatkan semakin besarnya perhatian Vatikan terhadap Gereja-Gereja lokal di kawasan Asia, termasuk Indonesia, yang selama beberapa dekade terakhir menunjukkan pertumbuhan dan dinamika pastoral yang signifikan.

Bagi umat Katolik di Flores dan Indonesia, keputusan Paus Leo XIV menjadi sumber kebanggaan tersendiri. Sebab, seorang putra daerah dari wilayah timur Indonesia kini dipercaya mengambil bagian dalam pelayanan strategis Gereja universal (Agnzia Fides +1).

Pengamat Gereja menilai kepercayaan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan merupakan buah dari dedikasi panjang, kualitas kepemimpinan, serta komitmen Mgr. Paulus dalam membangun dialog, misi, dan persaudaraan lintas bangsa.

Momentum ini juga mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan penting Gereja Katolik di Asia, terutama melalui kontribusi para imam, biarawan, dan uskup yang terlibat dalam berbagai pelayanan internasional.

Dengan amanah baru di Vatikan, Mgr. Paulus Budi Kleden diharapkan dapat membawa perspektif Gereja Indonesia ke tingkat global sekaligus memperkuat semangat evangelisasi yang berakar pada nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan pelayanan bagi seluruh umat manusia. Semoga kepercayaan besar dari Paus Leo XIV ini menjadi berkat bagi Gereja Indonesia dan Gereja universal. Amin.

Catatan Redaksi : Informasi mengenai penunjukan Mgr. Dr. Paulus Budi Kleden, SVD, sebagai Anggota Dikasteri untuk Evangelisasi ini bersumber dari pengumuman resmi Takhta Suci yang dipublikasikan melalui Kantor Berita Vatikan (Vatican News) dan Agenzia Fides pada 30 Juni 2026. Pengumuman tersebut memuat daftar anggota dan konsultan baru yang ditetapkan langsung oleh Paus Leo XIV untuk membantu pelayanan Gereja Katolik di tingkat universal.

 

Editor : Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil