LIDAHRAKYAT.COM – Kelompok mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema "Pencegahan Perlindungan Perundungan (Bullying) di Lingkungan Sekolah untuk Mewujudkan Generasi Emas yang Berkarakter" di SMAS Darussalam, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (8/5/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa semester 6 kelas 06 HUKE 014 Kelompok 2 dengan ketua Indra Himawan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Hadir dalam acara tersebut Ibu Wisa Dwitiara, S.Si., Apt., MM. selaku Kepala Sekolah SMAS Darussalam, serta Ibu Nur Asma, SE., MM. (Wakil Kepala Kurikulum) sebagai koordinator guru.
Program PKM ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai bahaya perundungan dan cara pencegahannya. Melalui kegiatan edukasi ini, siswa dibekali pengetahuan tentang apa itu bullying, bagaimana cara mencegahnya, serta langkah-langkah yang harus diambil jika mereka atau teman-teman mereka menjadi korban.
"Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman siswa, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih aman. Siswa yang teredukasi dengan baik cenderung lebih aktif dalam melaporkan kasus-kasus perundungan," ujar salah satu anggota tim PKM.
Kegiatan ini memberikan empat manfaat utama bagi peserta. Pertama, peningkatan pengetahuan siswa tentang perundungan dan cara menghadapinya. Kedua, terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif untuk belajar. Ketiga, pemahaman tentang perlindungan hukum yang memungkinkan siswa mendapatkan perlindungan yang sesuai jika mengalami perundungan. Hal ini juga mendorong pihak sekolah untuk lebih responsif terhadap isu perlindungan anak. Keempat, pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran tentang empati, rasa hormat, dan keterbukaan. Program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap sesama dan berani melawan ketidakadilan. Hal ini sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan, sekaligus mencetak generasi emas Indonesia yang berkarakter kuat dan berintegritas.
Perundungan di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang memerlukan perhatian semua pihak. Data menunjukkan bahwa kasus bullying dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan mental dan prestasi akademik siswa. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi seperti ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan.
Pihak sekolah SMAS Darussalam menyambut baik inisiatif mahasiswa Universitas Pamulang ini dan berkomitmen untuk terus mengembangkan program anti-bullying di lingkungan sekolah. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk memperkuat budaya saling menghormati dan melindungi di kalangan pelajar.
"kami menyambut baik inisiatif mahasiswa Universitas Pamulang ini dan berkomitmen untuk terus mengembangkan program anti-bullying di lingkungan sekolah. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk memperkuat budaya saling menghormati dan melindungi di kalangan pelajar" demikian sambutan Ibu Wisa Dwitiara, S.Si., Apt., MM. selaku Kepala Sekolah SMAS Darussalam
Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat, Indonesia dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
3.24K
141