Rabu, 11 Feb 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Guru yang Menyalakan Cahaya Pengetahuan: Selamat Jalan Bapak Paulus Kutu Ayi, S.Pd
Berita Duka
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Style - 16 Jan 2026 - Views: 103
image empty
Istimewa
Paulus Kutu Ayi

LIDAHRAKYAT.COM-Kabar duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Utara. Seorang pendidik senior, Bapak Paulus Kutu Ayi, S.Pd, guru SMP Negeri I Insana, telah berpulang ke pangkuan Tuhan pada Kamis, 16 Januari 2026, di Kefamenanu, pukul 09.00 WITA. Kepergian beliau meninggalkan luka kehilangan yang tak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh rekan sejawat dan ribuan murid yang pernah disentuh oleh ketulusan pengabdiannya.

Almarhum dikenal sebagai sosok guru yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi dunia pendidikan. Selama puluhan tahun mengabdi di SMP Negeri I Insana, Bapak Paulus Kutu Ayi tidak sekadar mengajarkan Bahasa Inggris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang luhur: kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap sesama. Bagi beliau, pendidikan bukan semata transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia.

Sebagai pendidik, beliau dikenal tegas namun penuh kasih, disiplin namun tidak mematahkan semangat. Di ruang kelas, metode pengajarannya sederhana, tetapi sarat makna dan mudah diingat. Ia menjadikan kelas sebagai ruang aman untuk belajar, bertanya, dan bertumbuh. Banyak murid mengenang bagaimana almarhum mampu membangkitkan keberanian dan kepercayaan diri mereka, bahkan ketika latar belakang dan keterbatasan terasa menjadi penghalang.

Kenangan tentang keteladanan beliau juga disampaikan oleh Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil, mantan murid almarhum yang kini menjabat sebagai Ketua Bidang Literasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Timor Tengah Utara. Dengan penuh haru ia mengenang, “Beliau bukan hanya guru Bahasa Inggris, tetapi guru kehidupan. Nilai-nilai yang beliau tanamkan terus hidup dan menuntun langkah kami hingga hari ini.” Ungkapan ini menjadi cerminan betapa dalam pengaruh almarhum dalam perjalanan hidup para muridnya.

Kepergian Bapak Paulus Kutu Ayi, S.Pd merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar SMP Negeri I Insana dan dunia pendidikan di Timor Tengah Utara. Namun, cahaya pengetahuan yang telah beliau nyalakan tidak akan pernah padam. Ia hidup dalam ingatan, sikap, dan langkah setiap murid yang pernah diajarnya.

Selamat jalan, Bapak Guru. Terima kasih atas pengabdian tanpa lelah, atas ilmu yang dibagikan dengan tulus, dan atas keteladanan hidup yang menginspirasi. Doa-doa kami mengiringi perjalananmu menuju Rumah Bapa di Surga. Warisan kebaikanmu akan terus hidup, sepanjang zaman. (red)