Kamis, 21 May 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Bersatu dalam Kasih Kristus, Kuat dalam Kesaksian
Karunia Roh Kudus
Penulis: Rm. Yunus Bouk, Pr
Opini - 21 May 2026 - Views: 22
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Keterangan Foto: Merenung Sejenak 21 (Kamis Pekan ( Mei 2026 VII Paskah) Novena Roh Kudus 7. (Dok : Istimewa)

Merenung Sejenak 21 Mei

Kamis Pekan VII Paskah 

Novena Roh Kudus 7

LIDAHRAKYAT.COM—REFLEKSI,— Dan karena ia tahu, bahwa sebagian dari mereka itu termasuk golongan orang Saduki.. sebagian termasuk Golongan orang Farisi, Paulus berseru dalam Makamah Agama... "Hai saudara saudara-ku, aku adalah orang Farisi, aku dihadapkan ke Makamah ini, karena aku mengharap akan kebangkitan orang mati." Ketika berkata demikian timbulah perpecahan antara orang Yahudi dan orang Saduki... Maka terjadilah keributan besar. Pada malam berikut Tuhan datang berdiri disisinya dan berkata... "Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi BERSAKSI di Roma". (Kis 22:30;23:6-11)

Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. (Mzm 16:8)

Yesus menengadah ke langit dan BERDOA bagi para pengikut-Nya: "Bapa yang Kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka, supaya mereka semua menjadi satu, seperti Engkau ya Bapa, ada di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita. Dan Aku telah memberi kepada mereka kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu. Aku dalam mereka dan Engkau di dalam Aku, supaya mereka sempurna menjadi satu...Ya Bapa Aku mau supaya dimanapun Aku berada, mereka pun juga berada bersama sama dengan Aku...(Yoh 17:20-26)

Yesus berdoa kepada Bapa untuk para pengikut-Nya yang telah diberi kemuliaan, supaya mereka sempurna menjadi satu. Dan KASIH yang diberikan Bapa kepada Yesus ada di dalam diri para pengikut-Nya juga.  

Tidak seperti jemaat Farisi dan Saduki, terpecah hanya karena perkataan Paulus, bahwa ia keturunan Farisi yang berharap adanya kebangkitan orang mati, dalam pembelaannya di Makamah Agama. Dan Tuhan memberi kekuatan kepada Paulus, untuk tetap pergi dan bersaksi di Roma.

Saudara/i ku, semua orang dengan pasti ingin anggota keluarga, komunitas dan bangsa kita Indonesia tetap bersatu. Maka para pemimpin Indonesia dahulu membuat semboyan negara kita: "Bhinneka tunggal Ika, yang artinya "meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan."

Dan Yesus pun menginginkan kita para umat-Nya tetap bersatu dalam satu persatuan, maka Dia berdoa kepada Allah Bapa, supaya kita semua sempurna dan menjadi satu. Yesus ingin kita para umat-Nya sempurna seperti Dia sendiri bersatu dengan Allah Bapa. Walaupun kita berbeda beda tetapi tetap satu.

Maka supaya kita sempurna dalam kasih Yesus, hendaknya kita selalu membina kesatuan dan persatuan dengan anngota keluarga, komunitas dan orang orang disekitar kita berada. Kita bisa mencontoh kehidupan semut, mereka selalu bersatu padu, saling menyapa ketika bertemu dan saling berbagi ketika mendapat berkat dan rejeki, yang berat di gotong bersama sama.

Kita semua pasti tahu dan sadar, apabila seluruh anggota keluarga atau komunitas bersatu dan kompak. Sehingga keluarga dan komunitas itu akan kokoh dan kuat serta damai sejahtera ada di dalamnya. Dan kita pasti ingat pula peribahasa ini; "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh."

Kita ini juga seperti lidi, kalau satu, gunanya sangat terbatas, paling untuk tusuk gigi atau tusuk sate dan kalau kita membungkus nasi pakai daun atau pepes ikan, dan itupun mudah patah. Tetapi begitu disatukan, menjadi kuat dan sangat berdaya guna.

Maka marilah kita senantiasa membangun kesatuan persatuan dengan Allah, melalui doa pribadi dan bersama, memohon supaya keluarga, komunitas dan sesama kita, selalu dalam keadaan damai sejahtera dan sukacita.

Dimana doa Yesus untuk kita semua para murid-Nya, adalah persatuan dan kesatuan yang dilandasi iman dan saling mengasihi. Sehingga kita satu dengan Yesus dan Bapa dan menerima kemuliaan dari Bapa dan Putra, yang telah mengasihi kita terlebih dahulu. Dan diresapi oleh persekutuan yang berdasarkan kasih itu, maka kita berani bersaksi tentang kebenaran yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Karena Yesus Kristus senantiasa menyertai dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ya Allah, Roh Kudus-Mu menjiwai kami dengan rahmat penebusan. Semoga firman-Mu selalu memberi semangat persatuan kepada kami dan karunia perjamuan-Mu memperbaharuhi hidup kami. Agar persatuan kami tetap terjalin dengan baik dan benar, sehingga damai sejahtera dan sukacita senatiasa ada di tengah tengah kami. Dan kami layak menerima karunia Roh Kudus dan boleh bersatu dalam kerajaan-Mu. Amin 

Selamat Beraktifitas.

Tuhan Yesus Memberkati.