LIDAHRAKYAT.COM—KUPANG,— Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamilus Elu, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Sinkronisasi Kebijakan Daerah yang berlangsung di Hotel Aston Kupang, Senin (4/5/2026).
Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, bersama jajaran kementerian. Turut hadir pula anggota DPR RI Komisi X, Anita Jacoba Gah, serta Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani.
Selain itu, Rakor juga diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, serta seluruh kepala daerah se-NTT, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sektor pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Kemendikdasmen menegaskan bahwa seluruh kebijakan pendidikan harus berlandaskan pada arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai pedoman utama pembangunan nasional.
Presiden sebelumnya menegaskan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025, bahwa pendidikan merupakan faktor penentu kebangkitan bangsa sekaligus syarat utama dalam mewujudkan negara maju.
Selain itu, dalam arahannya pada 20 Oktober 2024, Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghentikan sikap saling bermusuhan dan memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong sebagai bagian dari visi Asta Cita ke-8.
Dalam Rakor tersebut, Kemendikdasmen memaparkan sembilan program prioritas yang menjadi fokus implementasi ke depan, mulai dari peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru hingga penguatan karakter peserta didik.
Program prioritas tersebut mencakup penerapan pembelajaran mendalam, pengembangan talenta siswa, revitalisasi satuan pendidikan, penguatan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, sistem penerimaan murid baru yang berkeadilan, serta pelatihan bagi guru Bimbingan dan Konseling.
Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pelaksanaan tes kemampuan akademik serta penguatan literasi, numerasi, dan sains melalui pendekatan pembelajaran modern, termasuk pengenalan koding dan kecerdasan artifisial.
Rakor menyimpulkan bahwa pendidikan bermutu merupakan hak setiap warga negara sekaligus mandat konstitusi. Pemerintah pusat dan daerah bersepakat mempercepat sertifikasi guru S-1/D-4, rekrutmen guru ASN, pengangkatan kepala sekolah definitif, digitalisasi pendidikan, serta penyaluran tunjangan secara tepat waktu demi mendorong transformasi pendidikan di NTT yang lebih maju dan berkelanjutan.
3.22K
141