Sabtu, 18 Apr 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Segera Hadir di Malaka, Ormas BETA TIMOR Usung Misi Besar: Membela Kaum Kurang Beruntung Tanpa Batas
Ormas Beta Timor siap dia hadir di Malaka
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 06 Apr 2026 - Views: 157
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Kredit Foto: Sekretariat MPD Beta Timor yang berlokasi di Desa Umanen Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah. Minggu (5/4/2026)/Cyriakus Kiik//TimorLine.

LIDAHRAKYAT.COM—MALAKA,— Kehadiran Organisasi Kemasyarakatan Bela Tanah Timor (Beta Timor) di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menandai langkah baru gerakan sosial berbasis kemanusiaan di wilayah tersebut. Organisasi ini mengusung visi besar untuk menjangkau dan membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa melihat latar belakang.

Majelis Pengurus Pusat (MPP) secara resmi menunjuk Alfridus Neonbasu sebagai Ketua Majelis Pengurus Daerah (MPD) Kabupaten Malaka. Ia akan didampingi oleh Guido B. Naikofi sebagai sekretaris dan Blandina Santia Lete sebagai bagian dari struktur kepengurusan inti.

Dalam keterangannya di Sekretariat MPD Bela Tanah Timor (Beta Timor) yang berlokasi di Desa Umanen Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu (5/4/2026), Alfridus yang akrab disapa Fridus menekankan bahwa organisasi yang dipimpinnya mencakup penuh pada misi kemanusiaan. Ia menyebut, keanggotaan Beta Timor terbuka bagi semua kalangan tanpa diskriminasi. Menurut Fridus, pendekatan inklusif menjadi prinsip utama dalam menjalankan program-program organisasi. Hal ini juga tercermin dari sasaran kegiatan yang tidak tebang pilih, melainkan menyasar siapa saja yang membutuhkan bantuan. Sebagai langkah awal, para pendiri Ormas Bela Tanah Timor (Beta Timor) yakni Yosep Falentinus D. Kebo bersama Andina Winantuningtyas-Kebo dijadwalkan hadir langsung di Kabupaten Malaka. Kehadiran keduanya akan didampingi oleh jajaran MPP untuk memberikan pembekalan kepada para anggota.

Fridus menjelaskan, pembekalan tersebut akan melibatkan anggota yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malaka, mencakup 12 kecamatan dan 127 desa. Hal ini menjadi bagian dari upaya penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Ia mengungkapkan, saat ini telah terbentuk sebanyak 12 Majelis Pengurus Cabang (MPC) di tingkat kecamatan. Sementara itu, sekitar 75 persen Majelis Pengurus Ranting (MPR) di tingkat desa juga sudah rampung terbentuk.

“Target kami, seluruh MPR di 127 desa akan selesai terbentuk pada awal Mei 2026,” ujar Fridus optimistis, menegaskan komitmen percepatan konsolidasi organisasi di tingkat lokal.

Lebih lanjut, Fridus menegaskan keberpihakan Beta Timor terhadap masyarakat yang kurang beruntung. Ia menyebut, organisasi ini hadir sebagai wadah solidaritas sosial yang fokus pada aksi nyata, bukan sekadar wacana.

Sementara itu, persiapan pelantikan pengurus terus dilakukan di sekretariat. Sejumlah pengurus tampak sibuk memasang atribut organisasi, membersihkan lingkungan, serta menata lokasi agar siap digunakan dalam kegiatan resmi mendatang.(Koka Masan)