LIDAHRAKYAT.COM—KEFAMENANU,— Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, menekankan pentingnya kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menopang langkah strategis kepala daerah di tingkat pusat.
Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan TTU, Selasa (7/4/2026), yang turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup pemerintah kabupaten.
Dalam kesempatan itu, Kamillus menggarisbawahi bahwa upaya pembangunan daerah saat ini tengah diperjuangkan secara intensif oleh Bupati TTU melalui komunikasi langsung dengan berbagai kementerian di Jakarta.
Ia menyebut, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi mempercepat akses program pemerintah pusat sekaligus membuka ruang investasi bagi daerah.
Namun demikian, menurutnya, upaya di tingkat pusat tidak akan optimal tanpa dukungan yang terstruktur dari dalam daerah, terutama dalam penyediaan data dan kajian pendukung.
Kamillus secara tegas meminta para ASN, khususnya staf ahli, untuk tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, melainkan berperan aktif dalam menyiapkan bahan analisis yang relevan.
“Pak Bupati sedang berada di kementerian untuk memperjuangkan berbagai program. Berhasil atau belum bukan soal utama, tetapi bagaimana kita terus berupaya secara konsisten,” ujarnya.
Ia menambahkan, kualitas komunikasi di tingkat pusat sangat dipengaruhi oleh kesiapan data dan argumentasi yang dibangun dari daerah.
“Staf ahli harus bergerak. Siapkan data, buat kajian sederhana yang berbasis regulasi, sehingga setiap langkah yang diambil memiliki dasar yang kuat,” tegasnya.
Lebih jauh, Kamillus mengingatkan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas kepala daerah.
Ia pun mengajak seluruh jajaran untuk menunjukkan solidaritas dan komitmen dalam mendukung setiap agenda pembangunan yang sedang diperjuangkan.
“Jangan sampai Bupati bekerja sendiri. Kita semua punya peran untuk memastikan perjuangan ini berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati TTU diketahui tengah menjalankan serangkaian agenda strategis di luar daerah dengan memanfaatkan waktu yang ada untuk menjalin komunikasi lintas sektor.
Langkah tersebut mencakup pertemuan dengan sejumlah investor serta kunjungan ke fasilitas industri energi terbarukan sebagai bagian dari penjajakan kerja sama.
Selain itu, pembahasan juga dilakukan dengan investor Benny Lau terkait pengembangan komoditas unggulan TTU, termasuk potensi garam dan sumber daya alam lainnya.
Di sektor pariwisata, peluang kerja sama turut dijajaki bersama investor asal Chengdu, Tiongkok, untuk pengembangan kawasan wisata laut dan destinasi alam Gunung Manufonu.
Tak hanya fokus pada ekonomi, perhatian juga diberikan pada sektor sosial dan pendidikan, termasuk dukungan pembangunan fasilitas keagamaan serta pengajuan program revitalisasi sekolah.
Proposal peningkatan sarana pendidikan tersebut bahkan telah disampaikan kepada Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Syaful Anam, SH., MH.
Di bidang perumahan, pemerintah daerah juga mendapatkan sinyal positif berupa alokasi pembangunan ratusan unit rumah layak huni melalui koordinasi dengan kementerian terkait.
Seluruh rangkaian langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah berbasis kolaborasi, yang diharapkan mendapat dukungan aktif dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
3.20K
141