LIDAHRAKYAT.COM—INSANA,— Dalam rangka menyongsong rangkaian ibadah Tri Hari Suci dan Perayaan Paskah 2026, Kapolsek Insana Ipda Wilfridus Baga, didampingi Banit Intelkam Polsek Insana, Brigpol Antonius T. Bosko, S.IP, melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Pastor Paroki Kiupukan Rm. Edmundus Sako, Pr sekaligus peninjauan kesiapan pengamanan di Gereja Santa Maria Pengantara Segala Rahmat Kiupukan, Dekenat Kefamenanu, Keuakupan Atambua. Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WITA ini bertujuan untuk memastikan seluruh aspek keamanan dan kenyamanan umat yang akan melaksanakan ibadah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat. Peninjauan dilakukan secara langsung di lingkungan gereja hingga area pendukung lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Insana menegaskan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dan pengurus gereja dalam menciptakan situasi yang kondusif selama rangkaian perayaan keagamaan berlangsung. Koordinasi ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Selain itu, pengecekan difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana keamanan, termasuk jalur keluar masuk jemaat, titik parkir, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi gereja. Hal ini dilakukan guna menghindari kepadatan serta memastikan kelancaran mobilitas umat.
Tidak hanya itu, personel juga melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan pengamanan internal serta rencana penempatan anggota di titik-titik strategis. Sterilisasi area rumah ibadah turut menjadi perhatian guna menjamin situasi tetap aman dari potensi ancaman yang tidak diinginkan.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan keagamaan merupakan wujud nyata komitmen negara dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.
Sejalan dengan itu, Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M. M. turut menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Timor Tengah Utara (TTU) agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Pekan Suci dan Perayaan Paskah.
Masyarakat diajak untuk mewujudkan Nusa Tenggara Timur (NTT) penuh kasih dengan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama, mempererat silaturahmi, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat menghormati kesakralan Pekan Suci dengan tidak menggelar pesta maupun mengonsumsi minuman keras yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Selain itu, penting bagi setiap keluarga untuk menanamkan nilai-nilai religius, menghindari sikap emosional, serta mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan, tidak membunyikan musik keras saat pelaksanaan ibadah, serta tidak menggunakan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Warga juga diminta memastikan keamanan rumah sebelum berangkat beribadah dan segera menghubungi layanan Call Center 110 Polri apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.12 WITA dalam keadaan aman dan lancar, dengan komitmen Polres TTU untuk terus bekerja dengan bijak, baik, dan dengan hati.
3.21K
141