LIDAHRAKYAT.COM-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) meneguhkan komitmennya terhadap pertanian ramah lingkungan dengan melaksanakan panen simbolis padi yang dibudidayakan menggunakan pupuk cair Eko Enzim, bertempat di hamparan sawah Lilmanu, Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat. Panen ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian TTU, Charles Malelak, bersama masyarakat tani, para penyuluh pertanian, serta komunitas Eko Enzim dari berbagai wilayah di Indonesia.
Turut hadir dan memberi dukungan penuh, Emmy Kosasih dari Jakarta, tokoh pegiat Eko Enzim nasional, Yohana Bambang dari Yogyakarta, aktivis lingkungan dan penggiat pertanian berkelanjutan, serta Roman Nopala, Koordinator Eko Enzim NTT, yang selama ini aktif mendistribusikan dan memperkenalkan pupuk cair Eko Enzim ke berbagai wilayah di TTU. Dalam sambutannya, Charles Malelak menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tinggi lintas wilayah ini.
“Kami menyambut baik kerja sama antara petani lokal, komunitas Eko Enzim, dan para penyuluh. Inisiatif ini memberi harapan baru untuk pertanian sehat dan produktif di TTU,” ujarnya.
Emmy Kosasih mengungkapkan kegembiraannya atas hasil panen yang memuaskan.
"Kami sangat senang. Padi yang tumbuh sangat bagus dan sehat. Ini membuktikan bahwa Eko Enzim benar-benar membantu memperbaiki kualitas tanah dan hasil panen," ujarnya.
Senada, Yohana Bambang dari Yogyakarta menambahkan, “Apa yang dilakukan di Inbate ini menjadi inspirasi nasional. Petani di sini luar biasa, mau belajar dan terbuka terhadap metode pertanian alami.” katanya
Saat yang bersamaan juga Roman Nopala selaku Koordinator Eko Enzim NTT menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani di berbagai desa.
“Kami akan terus hadir, membagikan pupuk Eko Enzim, dan memastikan para petani dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan hasil secara alami dan ekonomis,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan Anselmus Salu, SP, selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Desa Inbate, yang sejak awal aktif membimbing petani dalam melakukan praktik penggunaan Eko Enzim. Ia menyatakan bahwa hasil panen menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan metode sebelumnya. Panen simbolis ini tidak hanya menjadi ajang perayaan hasil kerja bersama, tetapi juga menjadi titik awal perluasan praktik pertanian sehat dan berkelanjutan di seluruh Kabupaten TTU dan Nusa Tenggara Timur.(Roman)
7 days ago
2.88K
141