Selasa, 17 Feb 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Menhan RI Tinjau Langsung Kekuatan Pertahanan di Perbatasan, TTU Jadi Fokus Strategis Nasional
Pertahanan dan Keamanan
Penulis: Koka Masan
Peristiwa - 23 Jan 2026 - Views: 171
image empty
Istimewa
Menhan RI sedang disambut Bupati TTU

LIDAHRAKYAT.COM - Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali menjadi sorotan nasional setelah menerima kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jumat (23/1/2026). Kunjungan strategis ini disambut langsung oleh Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama Wakil Bupati Kamillus Elu di Lapangan Oemanu, Kecamatan Kota Kefamenanu, dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Prosesi penyambutan berlangsung aman, tertib, dan lancar meskipun hujan mengguyur wilayah TTU sejak malam sebelumnya. Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri tampak sigap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, sehingga agenda kunjungan dapat berjalan sesuai rencana.

Dalam penyambutan resmi tersebut, Menteri Pertahanan didampingi rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan. Kehadiran Forkopimda mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah perbatasan negara.

Usai prosesi penyambutan, Menteri Pertahanan melanjutkan agenda dengan konvoi menuju kawasan Kilo 9. Di lokasi ini, Menhan meninjau langsung Markas Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 877/Biinmaffo untuk melihat kesiapan personel, sarana pendukung, serta sistem pertahanan yang diterapkan dalam menjaga wilayah perbatasan.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sistem pertahanan nasional sekaligus memastikan kesiapan satuan TNI di daerah strategis. Selain aspek keamanan, kunjungan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan.

Pemerintah Kabupaten TTU menyambut baik kunjungan ini dan berharap perhatian pemerintah pusat terus berlanjut, tidak hanya dalam sektor pertahanan, tetapi juga pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat perbatasan. (Koka)