LIDAHRAKYAT.COM—KAENBAUN,— Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, mendadak menjadi pusat perhatian pada Senin (23/3/2026). Deru mesin kendaraan off-road berpadu dengan antusiasme warga menandai dibukanya ajang Bupati TTU Fun Adventure Season II, sebuah event yang menggabungkan olahraga ekstrem dengan geliat ekonomi rakyat.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten TTU ini tidak sekadar menghadirkan adrenalin di jalur menantang, tetapi juga dirancang sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Pemerintah menempatkan event ini sebagai medium promosi daerah sekaligus penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebanyak 47 peserta dari berbagai komunitas otomotif se-Pulau Timor ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai wilayah, seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, hingga Kabupaten Malaka, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang integrasi lintas daerah yang dinamis.
Lonjakan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan membawa dampak langsung terhadap perekonomian warga setempat. Para pelaku UMKM di Desa Kaenbaun memanfaatkan momentum ini untuk menjajakan beragam produk lokal, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan, yang dilaporkan mengalami peningkatan penjualan secara signifikan.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar kompetisi otomotif.
“Event ini bukan hanya soal tantangan di jalur ekstrem, tetapi juga menjadi ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,” ujar Bupati Falen dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda berkelanjutan.
“Keberhasilan tahun ini menjadi fondasi kuat untuk pelaksanaan Season III pada 2027. Kami ingin event ini terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pada waktu yang bersamaan dalam menghadirkan kompetisi, Fun Adventure Season II juga diintegrasikan dengan kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat setempat. Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten TTU optimistis mampu memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata alternatif unggulan di Pulau Timor, dengan mengandalkan perpaduan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal.
3.21K
141