LIDAHRAKYAT.COM—JAKARTA,— Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus mengakselerasi pembangunan sektor pendidikan melalui langkah strategis di tingkat pusat, dengan Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Beato Yosep Frent Omenu, melakukan pertemuan penting bersama Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Syaful Anam, pada Senin (6/4/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, sederhana, namun sarat makna strategis, menjadi momentum penting bagi Pemda TTU untuk menyuarakan langsung kebutuhan riil masyarakat di bidang pendidikan kepada pemerintah pusat. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Pemda TTU dalam membangun komunikasi yang intensif dan konstruktif, guna memastikan percepatan pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Dalam pertemuan itu, berbagai isu krusial dibahas, terutama terkait kondisi infrastruktur pendidikan di wilayah TTU yang masih membutuhkan perhatian serius, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pemda TTU secara aktif mengajukan proposal dukungan program pendidikan yang difokuskan pada revitalisasi satuan pendidikan, mencakup pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, perpustakaan, hingga penyediaan sarana penunjang pembelajaran lainnya. Tidak hanya menyasar infrastruktur fisik, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penguatan transformasi digital di sekolah melalui pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dalam usulan tersebut, bantuan perangkat seperti chromebook dan laptop menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), yang kini menjadi indikator penting dalam evaluasi mutu pendidikan nasional. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Beato Yosep Frent Omenu, menegaskan bahwa seluruh proposal yang diajukan telah disusun secara matang dengan memperhatikan aspek administratif dan teknis yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas menjelaskan bahwa prioritas pengusulan diberikan kepada sekolah-sekolah yang telah memenuhi kelengkapan dokumen, seperti Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sertifikat tanah, serta dokumen teknis lainnya guna memperlancar proses verifikasi. Sementara itu, bagi satuan pendidikan yang belum memenuhi syarat, Pemda TTU terus mendorong percepatan pemenuhan administrasi agar dapat diakomodasi dalam tahap pengusulan berikutnya.
Upaya yang dilakukan Pemda TTU tersebut mulai menunjukkan hasil positif, setelah pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI memberikan sinyal dukungan terhadap proposal yang diajukan.
“Responnya sangat positif. Ini menjadi harapan besar sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berjuang menghadirkan pendidikan yang lebih baik di TTU,” ujar Beato Yosep Frent Omenu, Selasa (7/4/2026).
Dukungan dari pemerintah pusat ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi percepatan pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten TTU, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
3.20K
141