Sabtu, 18 Apr 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Dari Tabungan Pribadi untuk Senyum Anak-Anak: Ketulusan Romo Yos Meak di Paskah 2026 Menyentuh Hati Umat
Sosok Imam Tuhan yang memberi dari ketulusan
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 04 Apr 2026 - Views: 175
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
OMK (Orang Muda Katolik) Kiupukan sementara membantu Rm. Yos Meak, Pr (Pastor Moderator OMK Kiupukan) untuk menyiapkan makanan ringan dan minuman untuk dibagikan ke anak-anak. Sabtu (4/4/2026)/Istimewa.

LIDAHRAKYAT.COM—KEFAMENANU,— Di tengah khidmatnya perayaan Tri Hari Suci dan sukacita Paskah 2026, hadir sebuah kisah sederhana namun sarat makna dari seorang imam muda Keuskupan Atambua. Ia adalah Romo Johanes Meak, Pr, sosok gembala umat yang tidak hanya berkhotbah dari altar, tetapi juga menghadirkan kasih secara nyata di tengah kehidupan umat kecil. Sabtu (4/4/2026).

Lahir di Weluli pada 9 Februari 1980, perjalanan panggilan imamat Romo Yos Meak bukanlah perjalanan yang instan. Ia telah ditempa melalui berbagai pengalaman pastoral, mulai dari tugas sebagai Frater TOP (Tahun Orintasi Pastoral) di Paroki Webriamata, Dekenat Malaka, Keuskupan Atambua pada tahun 2006–2008 hingga masa praktik Diakonat di Paroki St. Kanisius Manufui, Dekenat Mena, Keuskupan Atambua pada Juli hingga Oktober 2010. Semua proses itu menjadi fondasi kokoh bagi pelayanannya sebagai Imam Tuhan.

Puncak dari perjalanan panggilannya ditandai dengan tahbisan Imamat Suci pada tanggal 18 Oktober 2010. Sejak saat itu, Romo Yos mengabdikan diri sepenuhnya sebagai Imam Projo Keuskupan Atambua, menjalankan tugas perutusan Gereja dengan penuh tanggung jawab dan kesetiaan. Kini, ia dipercayakan melayani sebagai Pastor Pembantu di Paroki Santa Maria Mediatrix Omnium Gratiarum (MOG)— Kiupukan, Dekenat Kefamenanu, Keuskupan Atambua, Timor. Di tengah dinamika kehidupan umat yang beragam, ia dikenal sebagai sosok yang tegas dalam prinsip, namun lembut dalam pendekatan pastoral. Sebagai imam muda yang energik dan memiliki kepekaan sosial tinggi, Romo Johanes Meak, Pr, yang akrab disapa Rm. Yis Meak, Pr tidak hanya berfokus pada pelayanan liturgis. Ia juga menunjukkan kepedulian konkret terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yang menjadi harapan masa depan Gereja dan bangsa.

Dalam momentum Paskah tahun ini bersama dengan bantuan para OMK Paroki Kiupukan, seebagai Pastor Moderator OMK Paroki Kiupukan, ia mengambil langkah sederhana namun penuh arti. Dengan inisiatif pribadi, Romo Yos menggunakan uang dari tabungannya sendiri untuk membeli makanan ringan dan minuman yang kemudian dibagikan kepada anak-anak sekolah di wilayah pelayanannya.

Aksi tersebut mungkin terlihat kecil, namun menyimpan pesan besar tentang ketulusan dan kasih yang tidak bersyarat. Di tengah berbagai keterbatasan, ia memilih untuk memberi, bukan karena berlebih, tetapi karena hati yang tergerak oleh cinta. Saat berjumpa dengan Wartawan Lidah Rakyat, Romo Yos menyampaikan bahwa: 

“Jujur, saya sangat mencintai anak-anak dengan hati. Saya ingin melihat mereka bahagia dan ingin mereka tersenyum menikmati hari-haru hidup mereka. Romo Yos, mengutib sebuah pesan Yesus Kristus kepada para murid-muridnya, Biarkanlah anak-anak datang kepada-Ku, jangan ada yang menghalangi mereka,” tuturnya dengan penuh ketulusan.

Bertepatan dalam perencanaan pembagian makanan ringan dan minumannya, lebih dari sekadar aksi berbagi. ia juga mengajak umat untuk menata arah hidup menuju kebaikan bersama. Baginya, kebaikan yang lahir dari hati akan selalu menemukan jalannya sendiri untuk menghadirkan berkat bagi banyak orang.

"Mari kita tetap berbuat baik kepada sesama, karena dengan kebaikan kita yang kita berikan tulus, orang yang menerimanya akan selalu bahagia. Berbagi jangan sungut-sungut, harus lahir dari jiwa yang damai untuk mau memberi, tegasnya penuh senyum.

Kisah Romo Yos Meak menjadi pengingat bahwa pelayanan sejati tidak selalu ditandai dengan hal-hal besar. Justru dari tindakan kecil yang tulus, Gereja menemukan wajah kasih yang hidup, kasih yang merangkul, menguatkan, dan menghadirkan harapan, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan.