Sabtu, 18 Apr 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
BLT Dana Desa Disalurkan di Tapenpah, Camat Insana Ingatkan Prioritas Kebutuhan Pokok
Penyaluran BLT
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 10 Apr 2026 - Views: 124
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Penyaluran BLT di Desa Tapenpah, Kecamatan Insana

LIDAHRAKYAT.COM—INSANA,—Pemerintah Kecamatan Insana melakukan pemantauan langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Triwulan I Tahun 2026 di Desa Tapenpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Insana, Yustinus Binsasi, sebagai bentuk pengawasan agar bantuan tersalurkan dengan baik.

Pemantauan tersebut bertujuan memastikan proses penyaluran berjalan lancar, transparan, serta tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah kecamatan juga ingin memastikan seluruh tahapan administrasi dilaksanakan sesuai ketentuan.

Sebanyak delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditetapkan menerima BLT Dana Desa untuk periode Januari hingga Maret 2026. Penetapan penerima dilakukan melalui proses yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat.

Dalam arahannya, Camat Insana Yustinus Binsasi menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan secara bijak oleh para penerima. Ia berharap dana yang diberikan dapat digunakan untuk kebutuhan dasar rumah tangga.

“BLT ini diberikan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Karena itu, kami berharap bantuan yang diterima dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Yustinus.

Sementara itu, Kepala Desa Tapenpah, Thomy Sikone, dalam sambutannya saat membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan bahwa para penerima telah melalui proses seleksi sesuai aturan yang berlaku.

“Hari ini bapak dan mama mempunyai kesempatan untuk menerima BLT Dana Desa selama tiga bulan. Bapak dan mama sudah ditetapkan melalui musdesus sesuai kriteria yang ada. Gunakan bantuan ini untuk membeli kebutuhan pokok di rumah, jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” kata Thomy.

Ia menjelaskan bahwa setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima selama tiga bulan mencapai Rp900 ribu untuk masing-masing keluarga.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Kegiatan penyaluran BLT Dana Desa ini turut dihadiri oleh pendamping desa, pendamping lokal desa, serta perangkat desa setempat yang ikut mengawal proses penyaluran.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta penandatanganan dokumen administrasi oleh seluruh KPM sebagai bentuk pertanggungjawaban penyaluran bantuan.