LIDAHRAKYAT.COM—OENOPU,— Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamilus Elu, SH, menghadiri upacara kesadaran n yang rutin digelar setiap tanggal 17 dalam bulan, bertempat di halaman Kantor Camat Biboki Tanpah, Kabupaten TTU, Provinsi NTT. Jumat (17/4/2026).
Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan diikuti oleh unsur aparatur sipil negara (ASN) serta perangkat pemerintahan dari berbagai wilayah kecamatan di TTU.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Biboki Tanpah, Camat Insana, Camat Biboki Selatan, serta para ASN dari tiga kecamatan tersebut.
Selain itu, para kepala desa dan lurah, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perangkat desa dari wilayah terkait turut ambil bagian dalam upacara tersebut.
Kehadiran lintas unsur pemerintahan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat disiplin dan integritas aparatur di tingkat daerah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati TTU menekankan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang hijau dan asri melalui gerakan menanam pohon di setiap instansi pemerintahan.
“Tolong agar di setiap halaman Kantor Camat maupun Kantor Desa diwajibkan untuk menanam pohon,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus upaya menciptakan suasana kerja yang nyaman.
“Menanam pohon bukan hanya soal keindahan, tetapi juga menjadi simbol tanggung jawab kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Selain isu lingkungan, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya kedisiplinan bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Kepada seluruh ASN, saya minta agar menegakkan kedisiplinan diri serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab,” katanya.
Ia menegaskan bahwa disiplin dan integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
“Disiplin dan integritas adalah kunci utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang baik dan dipercaya masyarakat,” tambah Kamilus.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan perilaku pribadi sebagai bagian dari citra seorang abdi negara.
“Saya berharap seluruh ASN mampu menjaga diri, mengontrol perilaku, serta menjunjung tinggi etika dan moral,” pesannya.
Ia juga secara tegas mengimbau agar seluruh ASN menjauhi tindakan yang dapat merusak nama baik institusi.
“Jangan sampai ada kasus-kasus perselingkuhan yang merusak citra diri sebagai ASN dan mencederai kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Upacara kesadaran nasional ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparatur pemerintahan untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, maupun moralitas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
3.20K
141