Kamis, 21 May 2026
LidahRakyat | Aspirasi, Berani dan Aksi
Perkuat Cinta Tanah Air, Bupati TTU Instruksikan ASN Hormat Indonesia Raya Tiap Pagi!
Semangat kebangsaan
Penulis: Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil
Peristiwa - 27 Mar 2026 - Views: 366
image empty
Dok.lidahrakyat.com, foto/Koka Masan
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memperkuat semangat nasionalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kebijakan baru yang sarat makna. Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menginstruksikan seluruh ASN untuk menghentikan aktivitas sejenak dan berdiri memberi penghormatan saat lagu Indonesia Raya diperdengarkan setiap hari pukul 10.00 WITA/Istimewa

LIDAHRAKYAT.COM—KEFAMENANU,—Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memperkuat semangat nasionalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kebijakan baru yang sarat makna. Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA, menginstruksikan seluruh ASN untuk menghentikan aktivitas sejenak dan berdiri memberi penghormatan saat lagu Indonesia Raya diperdengarkan setiap hari pukul 10.00 WITA.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat edaran tertanggal 17 Maret 2026. Kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks.

Bupati menilai, penghormatan terhadap lagu kebangsaan bukan sekadar rutinitas formal, melainkan bentuk kesadaran kolektif sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

“Lagu Indonesia Raya bukan hanya simbol, tetapi panggilan jiwa untuk mencintai dan menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap lirik dalam lagu kebangsaan memiliki makna historis yang mendalam.

“Setiap bait lagu Indonesia Raya mengingatkan kita bahwa bangsa ini dibangun oleh perjuangan, pengorbanan, dan persatuan para pendahulu kita,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengajak ASN untuk menjadikan momen tersebut sebagai ruang refleksi diri di tengah kesibukan kerja.

“Ketika lagu ini berkumandang, mari sejenak kita berhenti dari aktivitas, berdiri dengan sikap hormat dan penuh kebanggaan sebagai anak bangsa,” katanya.

Menurut Bupati, nasionalisme tidak cukup diwujudkan dalam simbol, tetapi harus tercermin dalam kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Cinta tanah air harus tercermin dalam kinerja, pengabdian, dan tanggung jawab kita dalam melayani masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa ASN memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan bangsa melalui peran mereka di daerah.

“ASN memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, membangun daerah, serta mendorong kemajuan bangsa, khususnya di Kabupaten TTU,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya integritas dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

“Mari kita bekerja dengan jujur, memberikan pelayanan yang tulus, serta menjaga persaudaraan dan persatuan,” pesannya.

Bupati berharap kebijakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya yang tertanam dalam diri setiap ASN.

“Ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi langkah kecil yang berdampak besar dalam membangun kesadaran kebangsaan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga komitmen terhadap bangsa dan negara. 

“Indonesia adalah kebanggaan kita. Indonesia adalah tanggung jawab kita. Indonesia adalah masa depan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.